Beberapa bulan lalu, saat sy dan sepupu sy panji sama sama hotspot di kampusnya, dia sempat bertanya “Punya account Facebook ?” .
Karena saat itu yang paling keren cuma friendster, sy pun menjawab : “Ah, ngak punya! cuma punya friendster, mau ? ”
Sambil tersenyum, dia menjawab : “khan, udah punya” . Sekarang sy ngerti maksud senyumannya…kira kira bila diterjemahkan akan begini : “oh kasian sekali sepupuku yg barbar ini, facebook itu masa depan dan friendster? ke laut aja deh loh!”
Saat itu facebook rasanya ngak penting banget! Temen temen semuanya numplek di friendster sementara itu baru sepupu satu ini yg daftar di facebook.
Dan apabila berniat daftar ke sebuah layanan social network yg baru, maka pilihan berikutnya seharusnya myspace.com. Apalagi ada band temen, raygava, yg daftar di sana (sambil mencoba peruntungan menjadi the next My Chemical Romance LOL).
Friendster yg dulu jaya sekarang sudah beda kelas dibandingkan MySpace. So why facebook ? Ada empat konon yg sy pribadi ingin buktikan :
- Konon MySpace mulai basi dibandingkan Facebook.
- Konon Facebook itu lebih addict daripada Myspace.com.
- konon Sekarang ini eranya Facebook. Era kejayaan Friendster sudah lama berakhir, Mereka cuma bisa berjaya di kawasan Asia Tenggara. Sementara pamor Myspace juga mulai redup diambilalih Facebook.
- Konon Facebook menyediakan ruang untuk menghasilkan uang dengan menjadi developer Facebook.
Untuk membuktikannya sy pun mendaftar ke Facebook. Look my Facebook account here.








