<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/abc" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Bakawan Web Design</title>
	<link>http://www.bakawan.com/log</link>
	<description>a team with a stupid name</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jul 2008 09:02:02 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>4 Konon Facebook (some reason why i start to join Facebook)</title>
		<description>Beberapa bulan lalu, saat sy dan sepupu sy panji sama sama hotspot di kampusnya, dia sempat bertanya "Punya account Facebook ?" .

Karena saat itu yang paling keren cuma friendster, sy pun menjawab : "Ah, ngak punya! cuma punya friendster, mau ? "

Sambil tersenyum, dia menjawab : "khan, udah punya" . ...</description>
		<link>http://www.bakawan.com/log/4-konon-facebook-some-reason-why-i-start-to-join-facebook/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi</title>
		<description>Situs ini mungkin satu satunya web tentang investasi yg sy sukai. Alasan pertama karena ditulis dalam bahasa indonesia sehingga mudah dicerna dan yg kedua karena situs itu berbentuk blog. Jadi, tanpa terhindarkan kamu akan mendapati banyak pendapat dan selera penulis sehingga  kontent pun tampil semanusiawi mungkin, Jauh meninggalkan kesan ...</description>
		<link>http://www.bakawan.com/log/jangan-serakah-bedakan-antara-investasi-dan-spekulasi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Writing a killer blog</title>
		<description>Posting ini bukan howto krn kami ngak punya pengalaman membangun blog yg sedemikian digdayanya untuk dikategorikan sebagai sebuah killer, emang mau dijadiin tempat kumpul preman dan pembunuh (killer) bayaran...hahahahha

Just an intermezo :) ampuni kami yah krn mengelabuimu ? </description>
		<link>http://www.bakawan.com/log/writing-a-killer-blog/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Ternyata menjadi anjing penjaga server itu cool juga</title>
		<description>Ternyata apabila sebuah instalasi wordpress MU telah terjadi maka dia melestarikan konfigurasi apache saat instalasi ke dalam file .httaccess yg ada di root folder wordpress. Sehingga saat kita hendak, misalnya, melakukan perubahan konfigurasi virtual host demi menambahkan domain dan subdomain baru, maka isi .httaccess itu harus disingkronkan dengan yg baru. ...</description>
		<link>http://www.bakawan.com/log/ternyata-menjadi-anjing-penjaga-server-itu-cool-juga/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
